Setelah kita mengetahui tentang pentingnya perencanaan keuangan,
selanjutnya adalah mengetahui bagaimana membuat perencanaan keuangan itu
sendiri. Berikut tahapan selanjutnya dari merencanakan keuangan pribadi.
4. Evaluasi pilihan-pilihan yang kita punya
Untuk
dapat mengevaluasi pilihan-pilihan kita, maka kita harus dapat
mengidentifikasi semua konsekuensi dan risiko dari setiap pilihan yang
kita buat. Hal ini kita lakukan dengan mengumpulkan semua informasi
keuangan yang ada. Kita harus up-to-date dengan kondisi sosial ekonomi
saat ini karena hal tersebut dapat mempengaruhi keadaan keuangan kita.
Misalnya, jika saat ini terjadi gelombang PHK, apa yang harus kita
lakukan sebagai antisipasi ketika keadaan yang tidak diinginkan tersebut
menimpa kita.
Ketika
kita sudah menetapkan sebuah pilihan, umumnya pilihan yang lain
tertutup bagi kita. Misalnya kita memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2
di luar negeri, maka tertutuplah kemungkinan bagi kita untuk bekerja
penuh waktu dan mendapatkan gaji tetap. Inilah yang kita kenal dengan
istilah opportunity cost atau trade-off, yaitu pengorbanan yang kita
lakukan karena memilih pilihan lain. Opportunity cost dari kuliah S2 di
luar negeri adalah bekerja penuh waktu dan mendapatkan gaji tetap.
Selain
itu, setiap pilihan yang kita ambil mengandung risiko. Seperti ada
pepatah dalam bahasa Inggris yang mengatakan “Anything worth doing takes
a risk“, artinya segala sesuatu yang seharusnya kita lakukan, yang
mendatangkan kebaikan bagi kita, mengandung risiko. Dalam mengambil
keputusan keuangan sebuah keputusan keuangan kita juga diperhadapkan
pada risiko-risiko keuangan seperti risiko suku bunga, risiko
likuiditas, dan lain-lain. Diskusi tentang risiko-risiko keuangan
kedepannya akan kita bahas secara mendetail.
-
Praktekkan perencanaan keuangan yang telah kita buat
Untuk
mempraktekkan perencanaan keuangan yang telah kita buat, kita perlu
untuk membuat daftar aksi atau tindakan yang harus kita ambil untuk
mencapai tujuan-tujuan keuangan kita. Misalnya jika tujuan keuangan kita
adalah untuk menabung uang, maka aksi yang harus kita lakukan adalah
mengurangi pengeluaran. Jika kita ingin meningkatkan pendapatan kita,
maka kita dapat mencari pekerjaan paruh waktu atau membuka sebuah usaha.
-
Analisis kembali dan perbaiki perencanaan keuangan kita
Seiring
dengan berjalannya waktu, ketika kita menjalankan atau mempraktekkan
perencanaan keuangan kita, maka kita akan mendapati bahwa kebutuhan
keuangan kita juga terus berubah. Sehingga secara periodik kita juga
perlu mengubah perencanaan keuangan kita. Paling tidak perencanaan
keuangan kita perlu di-review satu tahun sekali.

No comments:
Post a Comment